148 Motor Kustom Dipamerkan dalam Kustomfets 2018

kustomfest-2018 via tribun
kustomfest-2018 via tribun

Bertempat di Jogja Expo Center, tidak kurang dari 148 motor modifikasi dan 28 mobil kustom dipamerkan untuk umum. Ratusan motor dan puluhan mobil ini hadir dalam rangka menyemarakkan gelaran rutin Kustomfest 2018. Sebagai ajang apresiasi kendaraan kustom di Indonesia khususnya motor dan mobil, Kustomfest 2018 diselenggarakan selama dua hari, yakni dari tanggal 6 Oktober sampai 7 Oktober 2018.

Mengangkat tema ‘Color of Difference’, panitia mengajak semua orang untuk menghargai karya seni berupa modifikasi motor dan mobil dari berbagai aliran kustom. Karya modifikasi yang dipamerkan disini bukan asal-asalan. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi peserta untuk dapat berpartisipasi dalam event ini. Selama proses seleksi, para builder tanah air diharuskan tidak hanya mampu memodifikasi kendaraan dengan gaya sesuai aliran masing-masing. Namun kendaraan yang dimodifikasi juga dituntut untuk lolos beberapa test yang dilakukan oleh panitia. Salah satunya adalah, kendaraan harus bisa menyala dan dapat dikendarai.



Salah satu motor yang menarik perhatian adalah T-XX Interceptor dari Royal Enfiled. Motor yang dikustom oleh Thrive Motorcycle ini memerlukan waktu tidak kurang dari 3 bulan untuk  proses modifikasinya. T-XX interceptor sendiri merupakan motor ke-20 yang dikustom oleh Thrive Motorcycle. Dengan menggunakan roadster dan mesin Interceptor 650 GT, ia hadir dengan ciri khas Royal Enfield. T-XX juga dilengkai dengan suspensi monoshock yang dibalut kaki-kai tapak lebar dengan velg 17 inci serta ban Pirelli Diablo Supercorsa 120/70/17 di roda belakang dan 150/70/17 di roda depan.

Selain motor dan mobil, Kustomfest 2018 juga diramaikan dengan kehadiran sebuah pesawat lawas hasil karya anak bangsa. Pesawat RI X WEL milik Museum TNI Angkatan Udara Mandala Yogyakarta ini dibuat pada tahun 1948. Pesawat lawas ini sengaja dipinjam untuk dikustom pada beberapa bagian oleh bengkel Retro Classic Cycles Yogya, sehingga penampilannya terlihat lebih segar sekaligus menjadi pesawat kustom pertama di Indonesia. Selain cat, beberapa bagian yang dikustom yaitu mesin pesawat. Menggunakan satu mesin Harley-Davidson WL berkubikasi 750 cc produksi tahun 1925. Proses kustom pesawat ini memakan waktu kurang lebih satu bulan. (Sije)

Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply