Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Kirimkan Tim Relawan ke Lombok

UMY (sumber gambar : https://ayokuliah.id/)

Gempa yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa tenggara Barat menyisakan PR yang cukup panjang. Bermacam perbaikan dan bantuan masih harus dilakukan dan dikirim hingga waktu yang tidak ditentukan. Hal ini mengingat dampak kerusakan yang merata hampir diseluruh wilayah Lombok dan beberapa wilayah disekitarnya. Melihat hal tersebut, berbagai pihak terus berusaha memberikan kontribusi terbaiknya untuk turut serta memulihkan kondisi Lombok pasca gempa. Salah satunya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang belum lama ini mengirimkan tim relawan yang terdiri dari empat mahasiswa dan satu dosen pendamping ke Lombok, NTB.

Mahasiswa yang dikirim diambil dari Program Studi (Prodi) Magister Keperawatan UMY. Tujuan dikirimkannya tim relawan ini adalah untuk membantu pemulihan psikologis para korban yang terdampak gempa.

Erna Rochmawati selaku Sekertaris Program Studi Magister Keperawatan  UMY menuturkan, satu dari lima anggota relawan berasal dari NTB. Satu orang ini sudah terlebih dulu berangkat, dan saat ini sudah berada di lokasi. Sedangkan empat orang yang lain menyusul. “Lima relawan ini nanti fokus tugasnya pada pendampinga psikologis. Tapi tidak menutup kemungkinan misalnya dibutuhkan untuk hal lain, karena mereka kan perwat jadi bisa membantu penanganan fisik,” ujar Erna saat prosesi pelepasan pada Kamis (16/8/2018) lalu. Hal ini seperti yang dikutip dari republika.co.id.



Penentuan lokasi penerjunan, UMY berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).  Setelah dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan relawan, tim dari UMY ini akhirnya dikirimkan ke wilayah Tanjung, Lombok Utara, daerah yang paling parah terdampak gempa.  Usai pelepasan, tim langsung diberangkatkan menggunakan pesawat dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Nantinya, para relawan dari UMY ini akan berada di lokasi selama satu pekan kedepan.

Sebelumnya UMY juga telah mengirimkan tim KKN Generasi Indonesia Mengabdi (Ganesia). Tim KKN Ganesia sendiri telah berada di Lombok Timur sejak terjadi gempa yang pertama. Melihat kondisi tim yang awalnya dikirim untuk keperluan recovery ini, rektor UMY Gunawan Budiyanto memutuskan untuk menarik Tim KKN Ganesia dan menggantinya dengan tim relawan. (Sije)

RelatedPost

Be the first to comment

Leave a Reply