Kirab Merah Putih dari Kompleks Kepatihan menuju Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta

Kirab-bendera-pusaka-merah-putih-di-Yogyakarta
Kirab-bendera-pusaka-merah-putih-di-Yogyakarta

Tanggal 17 Agustus memiliki makna khusus di hati masyarakat Indonesia. Pada tanggal ini, 73 tahun yang lalu, Indonesia dengan berani mendeklarasikan kemerdekaannya. Memaksa semua penjajah untuk angkat kaki dari bumi pertiwi bagaimanapun caranya.  Perjuangan selama beratus tahun membuahkan hasil, meski harus dibayar dengan harta yang tidak sedikit, hingga nyawa para pejuang. Maka menjadi hal wajar kalau kemudian pada tanggal ini semua orang berpesta. Merayakan cintanya untuk bangsa Indonesia.  Mulai dari rakyat jelata, para veteran perang, hingga mereka yang duduk di singgasana tinggi pemerintahan Indonesia.

Sudah menjadi rutinitas tiap tahunnya, bahwa pada tanggal 17 Agustus semua instansi pemerintah selalu menyelenggarakan upacara peringatan kemerdekaan. Termasuk pula di Yogyakarta. Semua instansi bersiap. Dari sekolah hingga Kantor Gubernur. Satu yang unik menjelang upacara peringatan kemerdekaan di Yogyakarta tahun ini adalah, bendera merah putih yang dikibarkan dikirab terlebih dahulu menggunakan kereta kencana dari Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur Yogyakarta, menuju ke Istana Negara Gedung Agung. Tahun ini, kirab dilaksanakan pada Kamis (16/08/2018) kemarin.



Iring-iringan pembawa bendera terdiri dari Bregada Prajurit Keraton Yogyakarta dan Paskibraka DIY. Pasukan berangkat dari Gedung Agung menuju ke Kompleks Kepatihan untuk menjemput bendera pusaka.  Di Kantor Gubernur, Bendera diserahkan oleh Gatot Saptadi selaku Sekertaris Daerah DIY kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmanto Baskara Aji. Selanjutnya bendera diserahkan kepada petugas Paskibraka tahun lalu.

Kirab Bendera Sang Merah Putih di Yogyakarta
Kirab Bendera Sang Merah Putih di Yogyakarta

Bendera pusaka kemudian dikirab menuju Istana Negara Gedung Agung dengan dibawa menggunakan Kereta Kencana untuk selanjutnya digunakan dalam prosesi upacara keesokan harinya. Disampaikan oleh Sulistyo selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekertariat Daerah DIY, prosesi kirab bendera pusaka ini baru pertama kalinya diselenggarakan di Yogyakarta. Menurutnya, salah satu tujuan prosesi ini adalah untuk memadukan antara budaya dengan kegiatan yang sudah biasa dilakukan setiap perayaan kemerdekaan. Maka dari itu, tahun ini dilibatkanlah para bergada dan kereta kencana.  Masyarakat pun antusias melihat prosesi ini. Terlihat saat pasukan penjemput bendera melintas di jalan protokol, banyak masyarakat yang berada di pinggir jalan untuk melihat jalannya prosesi pemindahan bendera pusaka. (Sije)

RelatedPost

Be the first to comment

Leave a Reply