Wisata Berkuda di Candi Gedong Songo, Menikmati Keindahan Alam Berpadu dengan Sejarah

Berkuda dengan latar Candi Gedong Songo
Berkuda dengan latar Candi Gedong Songo

Dimana kita mencari kawasan wisata alam yang sejuk ? Orang Jogja bisa ke Kaliurang, orang Cirebon bisa ke Kuningan, orang Jakarta bisa ke Bogor, orang Surabaya bisa ke Malang, nah orang Semarang ? bisa ke  Bandungan.

Bandungan adalah sebuah kecamatan di wilayah kabupaten Semarang, Jawa Tengah, merupakan pemekaran dari kecamatan Ambarawa dan kecamatan Jambu.

Berada di daerah lereng Gunung Ungaran dengan udara yang sejuk, Bandungan memiliki segudang tempat wisata yang keren-keren, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, hingga wisata kekinian. Untuk kali ini redaksi ngangsukawruh hanya akan membahas salah satu tempat wisata di Bandungan yang lagi ngehits, yakni wisata Candi Gedong Songo.



Candi Gedong Songo adalah komplek bangunan candi peninggalan budaya Hindu, yang terletak di desa Candi, kecamatan Bandungan, kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Gedong berarti gedung atau bangunan, songo artinya Sembilan. Candi Gedong Songo berarti komplek bangunan Candi yang terdiri dari Sembilan candi. Namun saat ini, hanya ada lima bangunan candi yang berdiri di sana, yakni Candi 1, Candi 2, Candi 3, Candi 4, dan Candi 5.

Pintu Masuk Candi Gedong Songo
Pintu Masuk Candi Gedong Songo

Menuju Candi satu ke candi yang lainnya, kita harus menempuh jalan yang lumayan jauh dan mendaki, jarak antara candi 1 hingga candi terakhir atau Candi 5 kurang lebih 4 kilometer. Namun bagi yang senang jalan kaki, tidak akan bermasalah, jika kecapekan tinggal berhenti di setiap candi sebelum melanjutkan perjalanan ke candi berikutnya.

Bagi  yang membayangkan jarak 4 kilometer begitu jauh, bisa memilih cara lain, yakni dengan menaiki kuda. Di Candi Gedong Songo terdapat banyak kuda tunggang yang disewakan, kita tinggal memilih paket yang disewakan, apakah paket sampai Candi 1, apakah paket sampai Candi 2, paket sampai candi 3, atau malah mau paket terjauh sampai candi tertinggi yakni Candi 5. Tarifnya pun bermacam-macam, tergantung paket yang kita inginkan. Untuk tarif  terendah yakni tarif perjalanan  bolak balik ke Candi 1 sebesar Rp.30.000 perkuda dengan berat standar, adapun tariff terjauh yakni perjalanan bolak balik sampai di Candi 5 sebesar Rp. 90.000 per kuda dengan berat standar. Adapun untuk kamu-kamu yang memiliki badan agak bongsor, biasanya nambah 30 ribu menjadi 120 ribu per  kuda.  Di setiap Candi, kita bisa turun dari kuda untuk beristirahat atau sekedar berfoto-foto.

Kuda-kuda di titik awal Candi Gedong Songo
Kuda-kuda di titik awal Candi Gedong Songo

Menikmati wisata berkuda di Candi Gedong Songo, kita tidak hanya disuguhi wisata melihat Candi. Tapi kita juga disuguhi pemandangan alam  yang luar biasa indah sepanjang jalur kuda yang dilewati dari titik start hingga candi 5. Biasanya pemandu kuda akan membawa kita langsung ke titik terjauh dan tertinggi yakni di Candi 5 tanpa melewati rute candi-candi yang lain. Setelah sampai di candi 5 dan kita ingin turun, barulah kita akan diarahkan melalui rute Candi-Candi yang lain di bawahnya.

Menyusuri jalur dari titik start awal ke Candi 5, kita akan seperti seorang pendekar pada film-film laga Cina yang sedang berpetualang. Sepanjang jalur ini akan kita dapati pemandangan alam yang luar biasa indah. Dengan jalur lintasan yang naik turun dengan kemiringan yang lumayan tajam, akan kita dapati pohon –pohon yang tinggi menjulang, terkadang melewati jalan dengan tepi jurang, terkadang melewati jalan kecil di dalam hutan, terkadang terdengar suara burung sahut-sahutan, terkadang berganti dengan keheningan alam, terkadang melihat serombongan burung bercengkrama kejar-kejaran. Tidak akan kita dapati satupun rumah sepanjang jalur itu, hanya keindahan alam berupa hutan-hutan lebat diantara perbukitan.

Melewati Hutan di sekitar Candi Gedong Songo
Melewati Hutan di sekitar Candi Gedong Songo

Sesampainya di Candi 5, kita juga akan dapati pemandangan alam yang tidak kalah menakjubkan. Berada di daerah tertinggi, dimana kita bisa melihat  daerah-daerah di bawah kita, yang teramat  sulit untuk dituliskan dengan kata-kata. Jangan lewatkan untuk berfoto-foto dengan latar belakang Candi 5 ini, hasilnya pasti keren dan bikin iri banyak orang.

Dari Candi 5, kita bisa kembali menaiki kuda, menuju ke Candi-Candi di bawahnya. Jangan lupa untuk berhenti di tempat pemandian air panas ya. Dari Candi 5, kita akan bisa melihat asap mengepul di kejauhan, awalnya kami mengira asap pembakaran sampah atau kebakaran, namun begitu kami mendekat, ternyata merupakan asap belerang yang keluar dari dalam bumi. Dari sinilah keluar mata air panas yang dipakai oleh para pengunjung untuk berendam.  Percampuran antara belerang dengan tanah serta batuan melahirkan warna-warna kuning kecoklatan di sekitar batuan dari tempat keluar asap tersebut.

Candi Empat di Komplek Candi Gedong Songo
Candi Empat di Komplek Candi Gedong Songo

Selanjutnya, kita bisa terus turun ke Candi lain, hingga ke Candi 1. Di sekitaran Candi 1, terdapat banyak wisata kekinian, salah satunya yang lagi booming dan banyak betul pengunjungnya adalah Ayana, sebuah paket wisata kekinian untuk berfoto-foto ria, yang memiliki banyak wahana unik yang khusus disediakan hanya untuk berselfie.

Jangan takut untuk mencoba wisata berkuda ini, karena sepanjang perjalanan, para pemilik kuda tersebut ada di samping kita, berjalan kaki menuntun kudanya, sementara kita duduk di atas kuda tersebut. Justru ini kesempatan terbaik bagi para pemula yang belum pernah naik kuda, karena jarak lintasan yang lumayan jauh akan membuat kita menjadi belajar cara berkuda yang baik dalam waktu yang cukup lama, anggap seperti kursus berkuda. Perjalanan yang lumayan ini dijamin membuat kita puas luar biasa, dan tidak capek sama sekali.

Di depan Candi 5 Gedong Songo
Di depan Candi 5 Gedong Songo

Oh ya, satu lagi, Jangan takut kelaparan berada di komplek Candi Gedong Songo.  Aneka makanan yang sangat cocok dinikmati di daerah tinggi dan berudara sejuk sangat banyak dijumpai di sini, seperti jagung bakar, sate kelinci, sosis bakar, bakwan, popcorn, dan sebagainya. Para penjual makanan ini bisa kita temui di setiap kawasan Candi mulai dari Candi 1 hingga Candi 5.

Masuk ke komplek Candi Gedong Songo, kita hanya harus membayar tiket masuk sebesar Rp.10.000 untuk wisatawan domestik, ini tergolong sangat murah, bandingkan dengan wisatawan mancanegara yang harus merogoh kocek sebesar Rp. 75.000  untuk bisa masuk ke komplek Candi ini. Dari sini kita  akan merasa tersanjung, status kita sebagai wisatawan domestik ternyata diberikan kemudahan.

Kawah Belerang di komplek Candi Gedong Songo
Kawah Belerang di komplek Candi Gedong Songo

.

Menuju ke komplek Candi Gedong Songo bukan perkara sulit. Dari  dari arah Jogja atau Solo, kita tinggal mengarahkan kendaraan menuju jalur  Jogja-Semarang hingga sampai di Ambarawa. Setelah sampai Ambarawa, cari jalur ke kiri menuju arah Bandungan.  Terus lurus hingga sampai pasar Bandungan, kemudian belok ke kiri lagi, hingga ketemu pertigaan menuju arah Candi Gedong Songo. Kamu tinggal ambil kanan, ikuti terus hingga sampai di Candi Gedong Songo.



Jika dari arah Semarang, keluar tol Semarang-Bawen,kita tinggal ambil kanan. Kurang lebih 1 kilometer ambil kiri menuju arah Ambarawa, setelah sampai Ambarawa, belok kanan menuju arah Bandungan hingga sampai pasar Bandungan. Selanjutnya tinggal ikuti rute sebagaimana rute dari arah Jogja/Solo.

Nah, gimana ? tertarik ke Candi Gedong Songo ?  Kalau liburan kamu agak panjang, kami  sarankan untuk menginap  di Bandungan sekitar 1 s/d 3 hari, karena selain Candi Gedong Songo buanyak wisata menarik lainnya di Bandungan, termasuk kulinernya. Dijamin kita betah di sana. (Danang)

Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply