Gunung Merapi Status Waspada, Perlukah Menyiapkan Tas Siaga?

Gunung Merapi (sumber gambar : viva.co.id)
Gunung Merapi (sumber gambar : viva.co.id)

Satu bulan terakhir, warga Yogyakarta khususnya yang hidup di bawah kaki gunung Merapi dikejutkan dengan aktifitas gunung yang menunjukkan tanda-tanda tidak baik. Meskipun belum ada aktivitas magma, namun beberapa kali letusan freatik yang terjadi cukup sering ini sedikit benyak menimbulkan keresahan warga. Bahkan dalam satu hari, Gunung Merapi mengalami letusan bisa lebih dari satu kali.

Warga yang berada di wilayah sekitar merapi sudah waspada. Bahkan beberapa kelompok warga yang terdiri dari lansia, wanita dan anak-anak sudah diungsikan ke tempat yang lebih nyaman. Para relawan juga mulai bersiaga di wilayah 10 km dari puncak merapi. Beberapa logistik pun mulai disiapkan untuk menyokong pengungsian. Bagaimana pun, erupsi besar yang terjadi hampir 8 tahun yang lalu masih menyisakan trauma tersendiri.

Menyikapi hal ini, sebagai warga yang turut bersiap dengan peningkatan status Gunung Merapi dari Normal ke Waspada ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah dengan menyiapkan tas siaga. Apakah itu tas siaga?



Tas Siaga adalah tas yang sengaja dsiapkan untuk kondisi-kondisi tidak terduga, misalnya saat terjadi bencana. Terlebih bencana yang terjadi secara mendadak tanpa ada tanda-tandanya, seperti kebakaran, gempa bumi, angin topan, dan lain sebaginya.  Sehingga saat perlu segera berlari menuju tempat yang aman, kita bisa langsung membawa satu paket barang yang sudah disiapkan.

Lalu apa saja isinya? Tergantung kebutuhan. Namun pastinya hanya barang-barang sangat dibutuhkan ketika kondisi darurat. Sebagai gambaran, tas siaga bisa diisi dengan obat-obatan, makanan siap makan (bisa berupa biskuit, buah kering, makanan ringan, dan lain sebagainya), air minum, lilin beserta korek api, senter atau semacamnya, satu atau dua pasang pakaian (utamakan pakaian dalam), tanda pengenal (bisa SIM, KTP, atau yang lainnya), alat mandi sederhana (sabun, sikat gigi, sampo, dan pasta gigi), sarung, atau kain penutup, serta cairan antiseptik. Bisa juga ditambah yang lain, namun pastikan benar-benar dibutuhkan.

Masukkan dan tata barang-barang tersebut sedemikian rupa sehingga ransel atau tas yang digunakan dapat berdiri seimbang. Tata cara berkemas yang benar sudah banyak diperagakan di media sosial. Letakkan tas tersebut ditempat yang terlihat dan mudah terjangkau. Jadi, ketika butuh untuk segera bergerak, tas bisa langsung dibawa. (SJ)

Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply