Review Film Avengers : Infinity War

Avengers Infinity War (sumber gambar : http://hiburan.metrotvnews.com)
Avengers Infinity War (sumber gambar : http://hiburan.metrotvnews.com)

Setelah sukses dengan 18 film pahlawan super yang diadopt dari komik Marvel, kini film ke 19 masih dari komik yang sama, telah muncul di bioskop-bioskop Indonesia sejak 25 April 2018, dengan judul Avengers : Infinity War.

Sedikit berbeda dengan film-film sebelumnya, kali ini film pahlawan super ini hampir memunculkan seluruh pahlawan super marvel dari 18 film-film sebelumnya ke dalam satu film, sebut saja tokoh –tokoh seperti Iron Man, Thor, Hulk, Captain America, Natasha atau Black Widow, Vision, Wanda atau Scarlet Witch, Falcon, Bucky Barnes atau Winter Soldier,  Nick Fury, Spider Man, Black Panther dengan pasukan Wakandanya, Doctor Strange, Wong, hingga tokoh –tokoh di film Guardians Of The Galaxy seperti Peter Quill atau Star Ford, Mantis, Rocket Racoon, Gamora, Groot, Drax The Destroyer, kesemuanya bersatu menghadapi tokoh jahat super sakti bernama Thanos yang sedang memburu enam batu infinity stones.

Infinity stones sendiri digambarkan bukan batu biasa saja, namun batu sakti yang masing –masing memiliki kekuatan hebat, terdiri dari : power stone, space stone, reality stone, soul stone, mind stone, dan time stone. Dua batu terakhir ini, mind stone dan time stone berada di dua pahlawan super : vision dengan mind stone di kepalanya, dan time stone yang dilindungi oleh doctor Strange. Bisa ditebak saat Thanos yang mencoba mengumpulkan enam infinity stones dimana dua diantaranya ada di dua pahlawan super avengers, pastinya pertempuran itu akan terjadi dan tidak mungkin pahlawan super lainnnya tinggal diam begitu saja.



Kelebihan film ini

  1. Menggabungkan lebih dari 20 pahlawan super ke dalam satu film, kita mungkin akan meragukan keseimbangan porsi masing –masing pahlawan super dalam film ini, namun nyatanya hampir seluruh pahlawan super terlibat dalam porsi yang pas, para penonton masih saja dibuat terpukau dengan aksi masing –masing, sebagaimana aksi mereka di film mereka masing –masing, lihat saja bagaimana aksi keren  spider man ketika keluar dari bus saat kemunculan black order anak buah Thanos pertama kali, juga ketika Doctor Strange dengan kerennya mengeluarkan jurus-jurus hebatnya, tak kalah hebat saat Scarlet Witch menyelamatkan Natasha dan Dora Milaje saat serbuan pasukan Thanos ke Wakanda, juga aksi hebat Captain America berkolaborasi dengan Natasha dan Falcon menyelamatkan Scarlet Witch dan Vision yang terdesak oleh serangan Black Order, kemudian kemunculan Thor dengan senjata barunya yang menggebrak ke tengah kerumunan anak buah Thanos yang sedang mendesak pasukan Wakanda. Penyatuan lebih dari 20 pahlawan super ini telah menjadi puncaknya film-film pendahulunya, dan menjadi kekuatan Utama dari film ini, dan menjadi obat kerinduan para penonton akan para pahlawan super ini.

    Iron Man Doctor Strange dan Spider Man (sumber gambar : https://www.newsarama.com)
    Iron Man Doctor Strange dan Spider Man (sumber gambar : https://www.newsarama.com)
  2. Meskipun film laga, sentuhan-sentuhan humor dalam film ini tetap ada. Seperti adegan saat Iron man pertama kali bertemu dengan Doctor Strange, juga saat tokoh –tokoh Star Ford, Mantis, Rocket Racoon, Gamora, Groot, Drax The Destroyer untuk pertama kalinya bertemu dengan Thor, juga saat Iron Man berdebat dengan Spider Man seperti seorang ayah bertengkar dengan anak laki-lakinya. Dialog lucu ini berhasil dibangun dengan cukup baik, menjadi penyegar diantara pertempuran demi pertempuran yang terjadi.



Kekurangan film ini

    1. Beberapa pahlawan Super terlihat lemah dari yang biasanya

      Setidaknya ada dua pahlawan super di film ini yang terlihat loyo, tidak seperti biasanya. Kedua orang itu adalah Hulk dan Vision. Hulk  dengan kekuatan besarnya yang biasanya selalu bisa diandalkan para Avengers di film –film sebelumnya, di film ini asli loyo, karena Bruce Banner tidak berhasil mendorong Hulk untuk keluar  dan show off, entah apakah ini disengaja oleh si pembuat film, bisa saja Hulk baru akan dijadikan senjata mematikan di film lanjutannya yang kabarnya akan terbit di tahun 2019, namun bagaimanapun…ini tidak seperti Hulk yang biasanya.

      Yang kedua Vision. Vision yang kekuatannya menakjubkan di film Avenger : Age Of Ultron bahkan bisa dibilang yang paling hebat dibanding pahlawan super lain yang  saking saktinya digambarkan juga bisa mengangkat senjata milik Thor yang biasanya Cuma Thor yang bisa mengangkatnya, namun di film ini mendadak juga lemah tidak berdaya, salah satu sebabnya karena serangan mendadak black order dari bawah tanah yang langsung menghujam tubuhnya. Bagaimanapun cara Vision yang kena serangan mendadak ini sangat menyebalkan bagi para penonton.

    2. Beberapa pahlawan super evenger tidak muncul di film ini

      Meski film ini bertabur pahlawan super, namun ada beberapa pahlawan super Marvel yang pernah muncul di film-film pendahulunya namun tidak muncul di film ini, sebut saja Hawkeye dan Ant-Man, dijelaskan di film ini alasannya adalah karena keduanya lebih berat mengurus keluarga. Alasan yang sebenarnya agak aneh karena sesungguhnya mereka ada dari awal di film-film sebelumnya juga menanggung resiko keluarga  tersebut, artinya jika di film –film sebelumnya mereka juga sudah punya keluarga yang harus mereka lindungi, namun nyatanya saat itu mereka ikut terlibat dalam aksi Avengers, kenapa sekarang berbeda ? Terlebih dengan para penonton termasuk redaksi ngangsukawruh  yang sudah dibuat jatuh cinta dengan aksi keren Ant-Man di film Ant-Man serta kemunculannya di film Captain America : Civil of War.  Why ? why Ant Man nya nggak dimunculkan ?   Mungkinkah karena sebentar lagi akan muncul film berikutnya berjudul Ant-Man and The Wasp yang k akan rilis di bulan Juli 2018 sehingga peran Ant Man dikurangi supaya tidak terlalu over dan bikin eneg ? ataukah Ant Man sengaja salah satu super hero yang diselamatkan  yang akan menjadi salah satu kunci kemenangan di film lanjutan dari film ini? Well, entah, bagaimanapun ketidakhadiran Ant Man di film Evengers Infinity War ini tetap saja menyebabkan kekecewaan.

    3. Di akhir cerita, beberapa pahlawan super hancur tubuhnya menjadi abu,dan sebagian kecil lainnya masih hidup,keduanya karena kekuatan Thanos, namun tidak ada penjelasan ilmiah kenapa pahlawan super tertentu bisa hancur menjadi abu dan beberapa pahlawan super lainnya bisa tetap hidup. Hal ini cuma menggambarkan betapa saktinya Thanos setelah menguasai enam infinity stones sehingga bisa memilih siapa yang hancur menjadi debu dan siapa yang tidak,  tidak dibatasi oleh ruang, maupun waktu, Tentu saja kejahatan Thanos ini menjadi berbeda dengan kebanyakan penjahat di film-film lainnnya yang membunuh lawannya.  Diantara para penjahat itu ada yang memilih membunuh tokoh tertentu karena tokoh tersebut yang paling lemah, ada juga karena tokoh yang dibunuh adalah tokoh yang terkuat sehingga dia harus dibunuh duluan, ada juga tokoh tertentu terbunuh sementara yang lain tidak karena tokoh tertentu tersebut berada satu tempat dan satu waktu dengan sang pembunuh sementara yang lain tidak sehingga yang lain selamat, dan sebagainya. Dibandingkan dengan semua penyebab pembunuhan yang terjadi di dunia film yang selalu ada alasannya, maka pemilihan siapa pahlawan super yang terbunuh dan siapa yang tetap hidup ini  membingungkan dan tidak ilmiah.

    4. Thanos berhasil mendapatkan soul stones padahal syarat mendapatkan soul stones adalah Thanos harus mengorbankan seseorang yang dicintainya. Membayangkan Thanos memiliki seseorang yang dicintai di hatinya sepertinya sulit untuk dilakukan dengan semua pembunuhan besar-besaran yang dilakukan Thanos pada kehidupan planet-planet yang dilewatinya, namun nyatanya ada sosok di hati Thanos, yakni putri angkatnya bernama Gamora yang dengan itu ada alasan bagi Thanos untuk mendapatkan soul stone. Dua hal yang kontradiktif ini juga sesuatu  yang membingungkan tentang karakter Thanos.

    5. Film ini jelas tidak cocok ditonton untuk anak-anak usia SD, TK, apalagi PAUD, karena ini film  menyeramkan untuk usia anak-anak, dengan didukung setidaknya tiga hal : pertempuran demi pertempuran yang nyaris tidak berjeda dimana para pahlawan super banyak yang dibuat babak belur, scene-scene kejutan horror seperti saat Vision yang sedang ngobrol dengan Scarlet Witch tiba-tiba Vision ditusuk oleh Black Order dari bawah tanah, juga penampilan beberapa buah anak buah Thanos yang digambarkan berpenampilan menakutkan, alih alih seperti Thanos yang masih bisa menangis, anak buah Thanos ini semuanya berwujud mengerikan seperti hantu.

    6. Ending yang bikin galau. Alasan kedua kanapa film ini tidak cocok ditonton oleh anak –anak adalah ending dari film ini dimana pasukan suoer hero mengalami kekalahan besar-besaran : sebagian besar super hero musnah, sementara yang tersisa babak belur, dan Thanos yang segar bugar, asyik menikmati pagi di suatu tempat. Untuk dunia anak-anak yang selalu berharap tokoh baik selalu menang agar anak –anak punya mimpi tentang kemenangan kebaikan di atas kejahatan, maka film ini nggak banget untuk mereka, meskipun bisa jadi di film lanjutannya akan ada kemungkinan tokoh –tokoh baik akan bangkit dan berhasil mengalahkan tokoh –tokoh jahat, namun jeda waktu yang cukup lama antara film ini dengan film lanjutannnya tetap saja menjadi penyebab bahwa film ini memang tidak cocok untuk anak –anak, kejelian para orang tua sebelum mengajak anak-anaknya menonton film ini, sangat diharapkan, karena Evengers Infinity War jelas lebih tidak bersahabat buat anak-anak dibandingkan film Doctor Strange atau Ant Man.



 

salah satu scene Avengers Infinity War (sumber gambar : https://thelazy.media)
salah satu scene Avengers Infinity War (sumber gambar : https://thelazy.media)
  1. So, bagi kamu para penggemar tokoh Marvels yang ingin melihat para aksi pahlawan super hero, silahkan datang ke bioskop-bioskop yang ada, karena film ini masih diputar hingga saat ini. Tapi pastikan jangan ajak anak –anak. (Danang)

Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply