Berburu Durian di Jogja

Buah Durian
Buah Durian

Buah durian di Indonesia, keberadaannya  seiring berjalannya waktu tidak lagi didominasi dari pulau Kalimantan atau Sumatera. Buah khas Indonesia ini beberapa tahun belakangan ini mulai mudah dijumpai di pinggir-pinggir jalan di  kota Jogja. Kunjungan redaksi ngangsukawruh beberapa waktu lalu ke kabupaten Semarang menunjukkan bahwa durian bisa tumbuh subur dengan berbagai varietas di kabupaten Semarang. Di sepanjang jalan Jogja-Ungaran sendiri juga banyak dijumpai pedagang buah durian di pinggir jalan. Dari hasil wawancara dengan beberapa pedagang di sana, terungkap bahwa buah durian yang dijual di pinggiran jalan Jogja- Ungaran ini bukanlah buah dari Sumatera, namun buah lokal di sekitaran Ungaran.

Bagaimana dengan di seputaran Daerah Istimewa Yogyakarta ? Di provinsi DIY, beberapa wilayah terindikasi tempat durian bisa tumbuh subur, dua wilayah itu adalah di kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo dan di kecamatan Pathuk, kabupaten Gunungkidul. Di kedua kecamatan tersebut, beberapa tahun terakhir ramai dibicarakan masyarakat sebagai pusatnya durian di kota Jogja.



Kenapa di dua kecamatan tersebut durian bisa tumbuh ? Dikutip dari https://www.petanihebat.com, untuk dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen maksimal, durian setidaknya membutuhkan tiga hal : iklim yang pas, media tanam yang cocok, dan ketinggian tempat yang sesuai.

Iklim

  • Curah hujan untuk tanaman durian maksimum 3000-3500 mm/tahun dan minimal 1500-3000 mm/tahun. Curah hujan merata sepanjang tahun dengan kemarau 1-2 bulan sebelum berbunga lebih baik daripada hujan terus menerus.
  • Intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan durian adalah 60-80%. Sewaktu masih kecil (baru ditanam di kebun), tanaman durian tidak tahan terik sinar matahari di musim kemarau, sehingga bibit harus dilindungi/dinaungi.
  • Tanaman durian cocok tumbuh pada suhu rata-rata 20-30 0 C, suhu 15 0 C durian dapat tumbuh tetapi pertumbuhan tidak optimal. Apabila suhu mencapai 35 0 C daun durian akan terbakar.

Media Tanam

  • Tanaman durian menghendaki tanah yang subur (tanah yang kaya bahan organik). Partikel penyusunan tanah seimbang antara pasir liat dan debu sehingga mudah membentuk remah.
  • Tanah yang cocok untuk durian adalah jenis tanah grumosol dan andosol. Tanah yang memiliki ciri-ciri warna hitam keabu-abuan kelam, struktur tanah lapisan atas berbutir-butir, sedangkan bagian bawah bergumpal dan mempunyai kemampuan yang tinggi untuk mengikat air.
  • Derajat keasaman tanah yang dikehendaki tanaman durian adalah (pH) 5-7, dengan pH optimum 6-6,5.
  • Tanaman durian termasuk tanaman tahunan dengan perakaran dalam sehingga membutuhkan kandungan air tanah dengan kedalam cukup yaitu 50-150 cm dan 150-200 cm. Jika kedalaman air tanah terlalu dangkal/ terlalu dalaman, rasa buah tidak manis atau tanaman akan kekeringan dan atau akarnya busuk akibat selalu tergenang.

Ketinggian Tempat

Ketinggian tempat untuk bertanam durian tidak boleh lebih dari 800 m dpl. Tetapi ada juga tanaman durian yang cocok ditanam di berbagai ketinggian. Tanah yang berbukit/yang kemiringannya kurang dari 15 kurang praktis daripada lahan yang datar rata.

Berdasar hal –hal tersebut, bisa jadi kecamatan Kalibawang dan kecamatan Pathuk adalah daerah dengan iklim, media tanam, dan ketinggian yang pas untuk tumbuh kembang buah durian.

 

Para Penjual  Durian di Jogja

Raja Durian
Raja Durian

Selain wilayah tempat tumbuh durian dan para penjual di pinggiran jalan sekitaran Jogja, persebaran durian di kota Jogja juga tidak lepas dari peran beberapa toko lumayan besar yang focus menjual durian dan produk-produk olahannya. Salah dunya adalah “Raja Durian” dan “Nemu Durian”.

“Raja Durian” dan “Nemu Durian” adalah dua toko yang khusus menjual buah durian berikut produk-produk turunannya. Keduanya merupakan toko yang berbeda, namun lokasinya berdekatan, yakni sama –sama di Kamal Wetan, Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Sleman, DIY.



Di toko-toko tersebut, akan dijumpai aneka buah durian, yang dijual sepanjang tahun tanpa mengenal musim. “buah durian ini sebagian besar dari wilayah Magelang, Pak. Nanti kalau dari wilayah sekitaran Jogja dan Jawa Tengah sudah habis, baru kami ambil dari Sumatera”, kata ibu penunggu toko Raja Durian Jogja saat redaksi ngangsukawruh berkunjung ke sana.

Di Raja Durian Jogja, selain aneka buah durian berbagai ukuran dan berbagai rasa, juga dijual aneka produk olahan dari buah durian, sebut saja es cream durian, es durian, jus durian, durian kupas, daging durian, dan pancake durian.

Adapun Nemu Durian, selain berjualan di Margomulyo, Seyegan, juga sering berjualan di sekitaran Jalan Magelang Yogyakarta, tepatnya di seputaran gedung TVRI.

Selain di Raja Durian dan di Nemu Durian, kita juga bisa membeli dan memesan durian di Ucok Durian Jogja. Kok mirip namanya dengan Ucok Durian yang terkenal di Medan ? Kalau kita buka website https://www.ucokdurian.id, Ucok Durian Jogja adalah salah satu distributor Ucok Durian, yang khusus menjual  Durian khas Medan. Di Ucok Durian Jogja, pilihan produk durian yang bisa kita beli adalah Durian kupas, pancake durian, dan daging durian. Alamat Ucok Durian Jogja sendiri ada di Jl. Suryodiningratan No. 23 Jogjakarta.

Manfaat Durian

Ternyata lumayan banyak juga ya penjual buah durian di Jogja ? Iya dong. Sekedar tambahan informasi bahwa selain buahnya, bagian lain dari durian juga banyak manfaatnya, berikut di antaranya :

  1. Tanamannya sebagai pencegah erosi di lahan-lahan yang miring.
  2. Batangnya untuk bahan bangunan/perkakas rumah tangga. Kayu durian setaraf dengan kayu sengon sebab kayunya cenderung lurus.
  3. Bijinya yang memiliki kandungan pati cukup tinggi, berpotensi sebagai alternatif pengganti makanan (dapat dibuat bubur yang dicampur daging buahnya).
  4. Kulit dipakai sebagai bahan abu gosok yang bagus, dengan. cara dijemur sampai kering dan dibakar sampai hancur.

 

Nah, gimana ? tertarik dengan buah durian ?? Pingin makan durian ? atau mencoba menanam pohon durian ? Yuk  (Danang)

RelatedPost

Be the first to comment

Leave a Reply