Sri Sultan HB X Resmikan Kampung Flory

Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kampung Flory
Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kampung Flory

Bertempat di Desa Tridadi, Sleman, DIY, Sri Sultan HB X meresmikan kampung edukasi binaan Bank Indonesia, Kampung Flory. Kampung yang sengaja di desain sebagai wahana untuk bermain sambil belajar ini bisa dibilang paket lengkap. Mulai dari tempat makan, outbond, jual beli tanaman hias, jual beli tanaman pangan, hingga tempat bermain anak.

Dalam sambutannya di Aula Limasan Kampung Flory, Sri Sultan HB X menyampaikan pentingnya desa mandiri. “Desa mandiri sangat penting karena dapat mengurangi kemiskinan di desa”. Sultan juga berharap agar pengelola dapat mengembangkan sistem manajemen yang baik. Sehingga bantuan ynag didapat dari berbagai pihak, apakah itu pemerintah, perbankan, atau pihak lain dapat memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk pengembangan ekonomi desa dan seluruh masyarakat di sekitarnya.



Sekilas tentang Kampung Flory, kampung ini sudah dirintis semenjak 2.5 tahun yang lalu, yakni tahun 2015. Awalnya, tujuan pembangunan Kampung Flory ini adalah selain untuk meningkatkan taraf ekonomi warga di sekitar, juga untuk wisata agro yang dapat menarik minat pada pemuda untuk kembali mencintai dunia pertanian. Dari sini, kemudian mulai dijalin berbagai kerja sama dengan pemerintah daerah, perbankan hingga CSR perusahaan. Hingga akhirnya setelah sekian tahun berdiri, Kampung Flory sekarang menjadi desa wisata. Saat ini, pengelolaannya tidak hanya tentang pertanian saja. Namun menggabungkan beberapa aspek, yakni pertanian, pariwisata, pendidikan, kuliner, dan budaya. Khusu untuk budaya, di Kampung Flory ini memiliki beberapa jenis kesenian yang pernah ditampilkan, seperti grup karawitan, Bregodo Mas Karebet, dan musik Angklung.

Peresmian Kampung Flory pada hari Ahad (29/4/2018) kemarin dihadiri beberapa pihak. Diantaranya, Budi Hartono selaku Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Purnomo selaku Bupati Sleman, serta jajaran FKPD Kabupaten Sleman.  Pada kesempatan ini, Sri Purnomo menyampaikan bahwa Kampung Flory merupakan perwujudan  dari salah satu [rogram unggulan daerah dalam sektor pariwisata dalam bentuk Desa Wisata.  Ia juga menambahkan, selama ini pemerintah Kabupaten Sleman selalu berusaha untuk mengembangkan pariwisata melalui berbagai strategi promosi.

Acara Launching Kampung Flory ini sudah dimuali sejak awal bulan April. Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk meramaikan, mulai dari festival dolanan anak, festival jajanan ndeso, lomba melukis caping, pasar ndelik, kontes aglonema, lomba swafoto, dan lain sebagainya. Pada puncaknya kemarin, launching ditandai dengan penandatangan prasasti dan penanaman pohon kelengkeng merah oleh Gubernur DIY bersama Kepala Perwakilan BI DIY, Bupati Sleman, dan perwakilan dari pengelola. (Sije)



Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply