Soft Opening Taman Budaya Kulon Progo Dihadiri Sri Sultan Hamengkubuwono X

Soft opening Taman Budaya Kulonprogo
Soft opening Taman Budaya Kulonprogo

Kulonprogo adalah salah satu kabupaten yang ada di Daerah istimewa Yogyakarta. Potensinya luar biasa, baik wisata maupun seni budaya. Untuk mendukung pengembangan seni budaya di Kulonprogo, dibangunlah Taman Budaya Kulonprogo. Senin (12/3/2018), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta jajarannya, didampingi oleh Bupati kulon Progo, menyempatkan hadir di Kulon Progo untuk menghadiri soft opening Taman Budaya Kulon Progo. Acara soft opening, secara simbolik ditandai dengan penanaman ponon sawo kecik. Bangunan yang telah dibangun secara bertahap sejak tahun 2014 ini bertempat di Desa Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Penanaman Sawo Kecik Oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X di Taman Budaya Kulonprogo
Penanaman Sawo Kecik Oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X di Taman Budaya Kulonprogo

Di atas lahan 4,2 Hektar

Menempati tanah seluas kurang lebih 4,2 hektar, bangunan yang dibangun menggunakan dana keistimewaan ini berdiri diatas tanah kas desa. Dilansir dari jogjaprov.go.id, Bupati Kulon Progo  dr. H. Hasto Wardoyo Sp.OG (K) menyampaikan dalam laporannya bahwa pembangunan gedung Taman Budaya ini dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2014. Anggaran yang digunakan bersumber dari dana keistimewaan pada masing-masing tahun, yakni Rp 3,3 miliar dari dana 2014, Rp 9,9 miliar dari dana tahun 2015, Rp 4,3 miliar dari dana 2016, dan sebesar Rp 26,3 miliar dari dana keistimewaan tahun 2017.



Dalam kunjungannya, Sri Sultan HB X berharap, gedung ini dapat difungsikan dengan baik demi pengembangan seni dan budaya di Kulon Progo. Mengingat biaya pembangunan hingga perawatan gedung ini relative tinggi. Disamping itu, Ia juga berpesan agar masyarakat Kulon Progo khususnya, mulai mempunyai kesadaran lebih untuk tetap melestarikan, nguri-uri budaya dan kearifan lokal.

Beberapa fasilitas yang saat ini sudah tersedia di Taman Budaya ini antara lain, joglo pendopo, mushola, gedung teater terbuka, panggung tertutup, rumah genset, serta sudah dilengkapi dengan gapura dan agar di sekeliling gedung. Kedepannya, di tahun 2018 ini, pemerintah Kabupaten Kulon progo berencana untuk menyelesaikan pembangunan teater terbuka. (Sije)

Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply