Saoto Batok Mbah Karto: Kuliner Unik di Yogyakarta

Saoto Batok Mbah Karto: Kuliner Unik di Yogyakarta
Saoto Batok Mbah Karto

Pecinta soto? Hobi hunting kuliner satu ini? Belum pas rasanya kalau mengaku pecinta soto tapi melewatkan yang satu ini. Saoto Batok. Saoto apa soto? Saoto, enggak salah tulis kok. Saoto adalah sebutan khas daerah Solo untuk racikan ini. Beberapa waktu lalu, tim ngangsukawruh.com menyempatkan diri untuk mencicipi kuah segar Saoto Batok Mbah Karto.  Penasaran bagaimana sensasi makan dengan batok kelapa? Berikut liputannya.

Saoto batok menambah kaya referensi kuliner soto di Yogyakarta. Sebagai kuliner pendatang baru, makanan ini mampu bersaing di kalangan pecinta kuliner. Terbukti dengan ramainya pengunjung sejak warung ini dibuka setiap jam enam pagi. Selain rasanya yang bisa diadu, cara penyajiannya juga unik. Yaitu menggunakan batok kelapa kering, dibentuk menyerupai mangkuk.



Rasa dan Harga Soto

Soal rasa, saoto daging di sini tidak kalah dengan tempat lain. Satu porsi terdiri dari nasi, taoge, potongan daging, lengkap dengan taburan seledri yang dicincang halus dan bawang goreng, lalu disiram kuah panas. Duh, uenak! Apalagi dinikmati saat kuah saotonya masih kemebul.

Soal harga, sangat terjangkau. Hanya dengan selembar uang 5000, kita sudah bisa menikmati seporsi saoto. Selain itu, disediakan juga menu tambahan lain seperti tempe garit, kerupuk, dan aneka rempeyek. Harganya juga miring, mulai dari 1000-an.

Lokasi Kuliner

Menikmati saoto di sini, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan yang masih asri. Warung ini berada di tengah sawah. Kalau sedang musim tanam padi, pemandangannya instagramable. Pas buat yang hobi posting foto di media sosial. Bagi yang sudah berkeluarga, disedikan juga semacam tempat bermain anak-anak di sana.

Tertarik untuk mencoba? Silakan datang ke warung Saoto Batok Mbah Karto yang berlokasi di sebelah utara Candi Sambisari. Dari jembatan Janti, lurus ke timur sampai menemukan plang nama arah Candi Sambisari di kanan jalan. Belok kanan dan ikuti jalan sampai menemukan candi yang letaknya masuk ke dalam tanah, itulah Candi Sambisari. Kemudian, arahkan motor menuju bagian utara candi. Nanti dari sana sudah terlihat warung soto yang ramai oleh pengunjung.

Warung ini buka sejak jam pukul enam pagi sampai habis. Tips buat kamu yang porsi makannya portugal alias porsi tukang gali, bisa pesan dua batok sekalian. Sebab, pasti kurang kalau hanya pesan satu saja. Selamat mencoba. Salam kunyah! (SJ)



Berita Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply